Ai Why Blog: RAW FOOTAGE of praying protesters being attacked on Mubarak's orders: Egypt Revolution 2011 RAW FOOTAGE of praying protesters being attacked on Mubarak's orders: Egypt Revolution 2011

Sabtu, 29 Januari 2011

0

RAW FOOTAGE of praying protesters being attacked on Mubarak's orders: Egypt Revolution 2011 RAW FOOTAGE of praying protesters being attacked on Mubarak's orders: Egypt Revolution 2011


Revolusi Mesir 2011: rekaman pemrotes berdoa diserang atas perintah Mubarak

Demonstran ini sedang berdoa sebelum serangan ini dimulai. Mereka berdoa di jembatan.

sumber, 
http://nahdaproductions.org/in-focus/current-affairs/item/463-raw-footage-of-praying-protesters-being-attacked-on-mubaraks-orders-egypt-revolution-2011 




  • SUdah Saatnya Khilafah Memimpin Dunia, Tunisia Rezimnya Tumbang, Mesir sebentar lagi, Yordania akana segera menyusul dan INDONESIA pun akan menyusuyusul.

  • The flame that was sparked from Tunisia has set fire all over the world. Muslims from Egypt, Algeria, Syria, Indonesia, Jordan, Yemen and the list goes on, want the end of oppressive regimes, they want the end of dictatorships, democracy, & kingdom. The Muslim Ummah is demanding the rule of just Islam, the system of Islamic governance, The Khilafah State.


  • Ashev Whiteknight
    Assalamu'alaikum wr wb

    Rezim represif Saudi keturunan YAHUDI tidak akan pernah rela jika kerajaan busuk mereka diganti dengan sistem KHILAFAH!
    Mereka tidak pernah ikhlas jika para pemberontak berhasil menduduki kekuasaan yang berarti terusirn...ya mereka selama-lamanya dari pemerintahan!
    Mereka akan berusaha semaksimal mungkin untuk mencegah pemerintahan para pemberontak...!
    Pemerintahan yang akan menerapkan SYARIAT ISLAM dan melawan AMERIKA ISRAEL dan sekutunya!

    Kita tidak akan membiarkan kerajaan penuh kedzhaliman itu menangkap dan menyiksa pejuang KHILAFAH!
    Para pejuang KHILAFAH tidak akan menyerah begitu saja dengan batu kerikil yang menghalangi jalan menuju tegaknya Al-Qur'an dan As-sunnah di muka bumi ini!

    Percayalah!
    Benturan akan selalu ada dalam menapaki perjuangan ini!

    Allahumma arinal haqqa haqqan warzuqnattiba'ah wa arinal baatila baatilan warzuqnaj tinaabah!
    Tsumma takuunu KHILAFATAN 'ala minhajin nubuwah!

    TAKBIR!!!


    akhirnya
    T'jawab sudah siapa yg b'ada di balik revolusi yg b'tujuan m'gulingkan Presiden Mesir, Husni Mubarok. Pihak itu tak lain & tak bukan adl AS. Skenario itu telah disusun Washington dg tema "perubahan rezim" slama 3th t'akhir. Skenario itu sangat matang hingga meledak setelah kesuksesan melati yg m'gulingkan Presiden Tunisia. Harian Dail...y Telegraph t'bitan Inggris menyebutkan, AS diam2 m'dukung pr pemimpin gerakan revolusi Mesir. Dalam data diplomatik disebutkan, pd 30 Des 2008 DUBES AS untuk Mesir mlaporkan bahwa kelompok opisisi sdang menyusun agenda ragasia "perubahan rezim" yg akan dilaksanakan sebelum Pemilu Sept 2011. Mereka ingin mengubah konsep tataran pemerintahan Mesir dg memperlemah kekuasaan Presiden, memperkuat PM & parlemen (okezone,31/1)
    Revolusi di Mesir Bukan Revolusi Islam

    Revolusi yang sedang terjadi di Mesir saat ini tidak diprakarsai oleh kelompok Islam Ikhwanul Muslimin ataupun bertujuan membuat revolusi Islam, seperti yang ditakutkan oleh pihak Barat.

    Demikian ditegaskan para demonstran, yang hingga Sabtu (5/2/2011) masih menduduki Alun-alun Tahrir di pusat kota...
    Kairo, Mesir, untuk menuntut lengsernya Presiden Hosni Mubarak.

    Usama (20), mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Kairo, mengatakan, perkiraan para pengamat di media bahwa kelompok Ikhwanul Muslimin dipastikan akan memegang kekuasaan pasca-Mubarak adalah omong kosong belaka.

    ”Ikhwanul Muslimin belum tentu memenangi pemilu nanti. Tetapi, mereka mungkin memang akan ikut berperan dalam pentas politik Mesir nanti,” tutur Usama kepada wartawan Kompas, Musthafa Abd Rahman, di Kairo, Sabtu.

    Usama juga membantah sinyalemen bahwa Ikhwanul Muslimin memprakarsai dan berperan besar dalam aksi unjuk rasa terbesar menentang Mubarak ini. Menurut dia, generasi muda Mesir bergerak secara spontan melalui jejaring sosial di internet, seperti Twitter dan Facebook, jauh sebelum aksi meletus 25 Januari lalu.

    Pernyataan Usama tersebut dibenarkan oleh pemimpin Ikhwanul Muslimin. Juru bicara Ikhwanul Muslimin, Rashad al-Bayoumi, dalam wawancara dengan mingguan Der Spiegel dari Jerman mengatakan, pihaknya sengaja tak ingin menonjol dalam aksi saat ini agar tidak muncul kesan bahwa ini adalah revolusi Islam. ”Ini adalah perlawanan rakyat Mesir,” ujar Bayoumi dalam wawancara yang baru akan diterbitkan utuh hari Senin nanti.

    Menurut dia, rezim Mubarak sengaja mendistorsi citra gerakan rakyat Mesir saat ini untuk mendapat dukungan dari dunia internasional. ”(Pihak) Barat tidak mau mendengarkan kami, tetapi kami ini bukan setan. Kami ingin perdamaian, bukan kekerasan. Agama kami bukan agama kejam, Kami menghormati penganut agama-agama lain. Itu prinsip dasar kami,” tutur Bayoumi.

    Ikhwanul Muslimin dinyatakan sebagai organisasi terlarang di Mesir dan dianggap sebagai organisasi ekstremis Islam oleh sebagian besar orang Barat. Dalam wawancara terpisah dengan majalah yang sama, Senator John McCain dari AS mengatakan, Ikhwanul Muslimin adalah ”kelompok ekstremis yang tujuan utamanya adalah penerapan hukum syariah” di Mesir.

    McCain juga menegaskan, melibatkan Ikhwanul Muslimin dalam pemerintahan transisi yang akan dibentuk di Mesir adalah ”sebuah kesalahan besar”. ”Itu adalah kelompok yang antidemokrasi dari atas sampai bawah, terutama menyangkut hak-hak perempuan,” tutur senator dari Partai Republik ini. Tuntutan sama

    Pemimpin Ikhwanul Muslimin, Mohammed Badie, menegaskan, pihaknya memiliki tuntutan yang sama dengan seluruh demonstran di Mesir saat ini, yakni mundurnya Mubarak. ”Kami berdiri bersama seluruh kekuatan politik, yang mendukung dialog dengan siapa pun yang ingin melakukan reformasi di negara ini setelah kepergian tiran yang korup dan tak adil ini,” ujar Badie dalam wawancara dengan Al-Jazeera.

    Untuk menunjukkan bahwa aksi protes saat ini tidak hanya dilakukan oleh warga Mesir yang beragama Islam, warga minoritas penganut agama Kristen Koptik bergabung dengan puluhan ribu demonstran di Alun-alun Tahrir, Sabtu. ”Terlalu banyak orang Kristen mati di era Mubarak. Pergi dari Mesir sekarang!” demikian bunyi poster yang dibawa oleh Nader (23), seorang penganut Kristen Koptik.

    Menurut Nader, kekerasan terhadap warga Kristen, yang jumlahnya mencapai 10 persen dari total penduduk Mesir, makin meningkat dalam 10 tahun terakhir.

    Insiden terakhir adalah serangan bom bunuh diri di depan sebuah gereja di Alexandria pada malam Tahun Baru lalu, yang menewaskan 21 orang. ”Apa yang dilakukan Mubarak hanya berusaha menyembunyikan (kejadian-kejadian) itu, dan itu bukan solusi,” kata Nader. Mulai stabil

    Akan tetapi, di tengah desakan berbagai pihak dan aksi massa yang terus bertahan, Mubarak belum menunjukkan tanda-tanda akan turun. Hari Sabtu ia bahkan memimpin rapat kabinetnya yang baru untuk pertama kali dengan agenda pemulihan ekonomi.

    Perdana Menteri Ahmed Shafiq bahkan mengatakan, kondisi di Mesir mulai stabil setelah 12 hari aksi protes massa. Ia juga yakin krisis politik di Mesir ini bisa diselesaikan tanpa pengunduran diri Mubarak dalam waktu dekat.

    Deputi Gubernur Bank Sentral Mesir Hisham Ramez mengatakan, bank-bank akan mulai beroperasi hari Minggu ini pukul 10.00. Sementara bursa saham kemungkinan akan mulai buka minggu depan. (er/sumber : kompas/AFP/Reuters/AP/DHF)

    **Komentar : Satu sesi yang terlewatkan ..kesempatan seperti awan, cepat datang dan perginya, bahkan tanpa ada jejaknya....
    Sesosok Mubarak...
    30 Tahun Korupsi, Harta Mubarak Tembus 70 M Dolar AS

    Presiden Hosni Mubarak memimpin Mesir selama lebih dari 30 tahun alias tiga dekade. Selama itu pula, kekayaan yang diraup dari hasil korupsinya menembus 70 miliar dolar .

    Menurut para analis Timur Tengah, Mubarak telah mengeruk keuntungan dan menyimpan kekayaannya di banyak bank asin...g di luar negeri termasuk di sebuah rekening rahasia di Bank Swiss dan bank Inggris. Demikian dilaporkan The Guardian (5/2).

    Para pengamat mengatakan bahwa Mubarak juga berinvestasi di sektor real estate di London, New York, Los Angeles dan di sepanjang kawasan mewah di pantai Laut Merah. 30 tahun menjabat sebagai presiden telah membantu Mubarak memiliki akses terhadap transaksi investasi yang menghasilkan keuntungan hingga ratusan juta pound.

    Amaney Jamal, profesor ilmu politik di Princeton University, mengatakan estimasi kekayaan Mubarak mencapai 40-70 milyar dolar dan angka ini sebanding dengan kekayaan para pemimpin di negara-negara Teluk Persia lainnya.

    Dikatakannya, seluruh bisnis di bidang militer dan jasa layanan pemerintah Mesir, ditambahkan Mubarak ke dalam kekayaan pribadinya. "Terjadi banyak korupsi dalam rezim ini dan perampasan sumber daya umum untuk keuntungan pribadi," tambahnya.

    "Ini adalah pola yang dilakukan para diktator Timur Tengah sehingga kekayaan mereka tidak akan disita di saat transisi," ungkap profesor itu.

    Sementara itu, Gamal Mubarak dan Alaa Mubarak, juga menjadi milyarder dengan rumah mewah di London. Adapun kekayaan istri Mubarak diperkirakan mencapai lima milyar dolar. (er/sumber: republika/Guardian.co.uk/Press TV/IRIB)


    **Komentar : Ga jauh beda dengan koruptor kelas kakap di Indonesia...Potret kegagalan kapitalisme di negeri negeri muslim

    ------------------------------------
    Undang teman anda bergabung di page Komunitas Rindu Syariah & Khilafah
    http://www.facebook.com/pages/Komunitas-Rindu-Syariah-Khilafah/175817530657


     


0 komentar:

Posting Komentar

we do it

rose red glitter flowers pictures, backgrounds and images
“Teruslah bergerak, hingga kelelahan itu lelah mengikutimu.
Teruslah berlari, hingga kebosanan itu bosan mengejarmu.
Teruslah berjalan, hingga keletihan itu letih bersamamu.
Teruslah bertahan, hingga kefuturan itu futur menyertaimu.
Tetaplah berjaga, hingga kelesuan itu lesu menemanimu.”
Kalau iman dan syetan terus bertempur. Pada akhirnya salah satu harus mengalah.

sakura in love

sakura in love

Book

Al Qur'an Online