Jumat, 02 Desember 2011
0
TERIMAKASIH ALLAH,,
Atas kuasa Mu Ya Allah, kini hambamu masih kuasa
Dengan seijin Mu Ya Allah, hamba nikmati indahnya amanah ini
Begitu banyak manis pahit nya dalam perjalanan jalinan cinta kami
Ketika jiwa ini labil, engkaulah penstabilku
Disaat raga ini lemah, engkaulah penguatku
Terkadang, hati ini berontak ketika mulut ini terucap kata keras kepadamu
Hati ini menangis bila kita dalam perselisihan
Hanya karena rasa
Terimakasih Ya Allah,,,
Engkau jadikan dia pemimpin yang taat pada Mu
Kemarahannya adalah karena Mu
Kebaikannya adalah karena Mu
Cinta kami hanyalah karena Mu
Terimakasih Ya Allah,,,
Karunia Mu atas penguat hati dan jiwa ini
Pelipur lara dalam sanubari
Pangeranku
Terimakasih Ya Allah,,,
Engkau anugrahkan Pangeranku umur yang bermanfaat
Sayangilah dia, Lindungilah dia, berikan iman dan Islam dalam jiwa
Mudahkan kami Ya Allah untuk berkumpul, menjalankan kewajiban kami dalam ibadah
Kumpulkanlah iman kami yang terpisah
I love u pangeranku
Karena Allah
Bunda yang selalu menyayangi Ayah
Ya Allah
TERIMAKASIH ALLAH,,
Atas kuasa Mu Ya Allah, kini hambamu masih kuasa
Dengan seijin Mu Ya Allah, hamba nikmati indahnya amanah ini
Begitu banyak manis pahit nya dalam perjalanan jalinan cinta kami
Ketika jiwa ini labil, engkaulah penstabilku
Disaat raga ini lemah, engkaulah penguatku
Terkadang, hati ini berontak ketika mulut ini terucap kata keras kepadamu
Hati ini menangis bila kita dalam perselisihan
Hanya karena rasa
Terimakasih Ya Allah,,,
Engkau jadikan dia pemimpin yang taat pada Mu
Kemarahannya adalah karena Mu
Kebaikannya adalah karena Mu
Cinta kami hanyalah karena Mu
Terimakasih Ya Allah,,,
Karunia Mu atas penguat hati dan jiwa ini
Pelipur lara dalam sanubari
Pangeranku
Terimakasih Ya Allah,,,
Engkau anugrahkan Pangeranku umur yang bermanfaat
Sayangilah dia, Lindungilah dia, berikan iman dan Islam dalam jiwa
Mudahkan kami Ya Allah untuk berkumpul, menjalankan kewajiban kami dalam ibadah
Kumpulkanlah iman kami yang terpisah
I love u pangeranku
Karena Allah
Bunda yang selalu menyayangi Ayah
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
we do it

“Teruslah bergerak, hingga kelelahan itu lelah mengikutimu.
Teruslah berlari, hingga kebosanan itu bosan mengejarmu.
Teruslah berjalan, hingga keletihan itu letih bersamamu.
Teruslah bertahan, hingga kefuturan itu futur menyertaimu.
Tetaplah berjaga, hingga kelesuan itu lesu menemanimu.”
Kalau iman dan syetan terus bertempur. Pada akhirnya salah satu harus mengalah.
sakura in love






0 komentar:
Posting Komentar